Tips Membuat dan Memasang Atap Rumput Ilalang

Posted on

Sebelum ini atap yang menggunakan bahan dari rumput ilalang lebih sering digunakan untuk bangunan rumah yang menggunakan gaya etnik atau tradisional. Namun sekarang rumah yang menggunakan gaya modern banyak yang suka menggunakan atap jenis ini karena tampilannya bisa menyatu dan tetap mampu memunculkan nuansa kekinian yang elegan.

Selain itu penggunaan atap rumput tidak menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan dan bisa didapatkan dengan mudah serta murah. Selain itu jika cuaca sedang panas, atap ilalang mampu memunculkan hawa yang dingin di dalam ruang sehingga tetap terasa sejuk dan segar. Sebalikanya jika cuaca sedang dinging, rumput ilalang justru menghasilkan suhu yang lebih hangat namun tetap segar. Hal ini bisa terjadi terutama sekali pada atap ilalang yang disusun secara lebih padat dan tebal.

Kelebihan lainnya adalah, atap ilalang ini bisa dibuat sendiri karena cara dan teknik membuat dan memasang atap rumput ilalang ini cukup mudah dan gampang dikerjakan. Yang paling utama adalah, atap tersebut punya derajat kemiringan minimal tigapuluh derajat. Jika kurang dari tigapuluh derajat, resikonya adalah atap mudah mengalami kebocoran karena ketika hujan turun, air yang jatuh tidak mudah mengalir namun meresap ke dalam susunan rumput. Selain mudah mengalami kebocoran, rumput juga lebih cepat membusuk dan tidak tahan lama.

Setelah itu siapkan rumput ilalang yang sudah dikeringkan dengan cara dijemur dibawah sinar matahari. Salah satu tanda jika rumput tersebut sudah kering adalah warnanya berubah menjadi coklat atau kuning dan tidak memunculkan warna hijau lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *